Pages

Rabu, 09 November 2011

elpiji oh elpiji


Elpiji membuat saya risau dan galau. sekali ada bunyi cesss...saya selalu panik bukan main..jantung rasanya dipompa 2 kali lebih cepat. televisi juga menyiarkan kabar2 tak sedap mengenai bau elpiji..*loh* :) banyak kejadian- kejadian yang menyayat hati yang berhubungan dengan hal ini terutama masalah ledakan tabung elpiji sampai- sampai dalam sebuah surat kabar memuat kartun yang menggambarkan teroris mengebom bukan dengan bahan peledak, tapi dengan elpiji..ah..ada2 saja.
Elpiji yang diindonesiakan dari LPG (liquified petroleum gas) adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam.Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana (C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil, misalnya etana (C2H6) dan pentana (C5H12).(www.wikipedia.org)

Kecelakaan karena elpiji yang disiarkan oleh televisi adalah karena kebocoran gasgas LPG bocor yang terakumulasi, pemasangan regulator tidak tepat, penggunaan tabung yang tidak sesuai dengan prosedur hingga lokasi penempatan tabung dan kompor yang tidak sesuai standar keamanan (tidak ada ventilasi, merokok dalam ruangan tersebut hingga menggunakan kompor minyak tanah dan LPG secara bersamaan).(www.esdm.go.id)
karena itu hindari hal- hal tersebut diatas..berikut ini saya juga mengutip tips dari situs kementrian ESDM tentang bagaimana menggunakan elpiji dengan baik dan benar *biar gak deg2an

1
Gunakan peralatan ELPIJI (tabung, kompor, regulator dan selang) sesuai standard (SNI)
2Kompor dan tabung ELPIJI ditempatkan di tempat yang datar dan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik
3Idealnya ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke tempat aman mengingat berat jenis ELPIJI lebih berat dari udara maka apabila terjadi kebocoran ELPIJI akan berada di bagian bawah lantai dan pintu dapur harus terbuka
4Selang harus terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor
5Tabung ELPIJI diletakkan menjauh dari kompornya atau sumber api lainnya dan harus diupayakan tidak terpapar panas
6Pasang regulator pada katup tabung ELPIJI (posisi knob regulator mengarah ke bawah). Pastikan regulator tidak dapat terlepas dari katup tabung ELPIJI
7Pastikan selang tidak tertindih atau tertekuk
8Periksa kemungkinan kebocoran gas dari tabung, kompor, selang maupun regulatornya dengan cara membasuh dengan air sabun pada bagian-bagian rawan kebocoran (sambungan regulator dengan valve tabung, sambungan selang ke regulator dan kompor). Apabila terjadi kebocoran akan terjadi gelembung-gelembung udara pada air sabun dan tercium bau khas ELPIJI
9Rangkaian Kompor ELPIJI siap dan aman untuk digunakan

nah..kalau udah gini kan nggak deg- degan lagi..oh iya..jangan lupa bismillah dulu,,sebelum memasang :).

Minggu, 09 Oktober 2011

I remember...

Selamaat paagi..happy Sunday..3 tahun nggak terasaa udah dilalui, tahun- tahun penuh riuh rendah tawa, semangat, dan juga air mata..hari hari dihukum kakak tingkat saat ospek, masuk kelas mengikuti perkuliahan saat semester satu dari pagi sampai sore karena seabreknya mata kuliah, kerja kelompok, presentasi, ujian yang jangan harap bisa menoleh 150 pun, ada pula moment saat berlari- lari kecil antara asrama dan kampus saat ada perkuliahan mendadak, lari- sekencang- kencangnya saat mengejar bus kampus untuk berangkat praktek ke Rumah Sakit, berkumpul dengan kawan senasib dari institusi lain bertukar cerita sehingga praktek yang berat pun tak terasa, beberapa yang lalu kita masih deg- degan bagaimana nanti praktek komunitas, berbaur dengan masyrakat setempat menyesuaikan diri dengan kegiatan yang ada, beberapa saat yang lalu kita masih bingung bagaimana mengerjakan tugas akhir, begadang setiap malam menggantikan kalong, laptop yang tak pernah mati dan tumpukan kertas jadi teman tidur sehari- hari, bingung bagaimana nanti praktek ke RS tipe A,melengkapi target 50 persalinan dan diriku kurang 15 persalinan daan sekaraang..semuanya.. finished.

Kata pak rektor, in bukanlah akhir dari segalanya tapi ini adalah awal langkah kita untuk mengabdi dan berjuang dalam kehidupan. Rabu 5 oktober 2011 semuanya memakai pakaian ter rapi di duh 8 nia dan pasti memakai baju kebesaran saat wisuda yang diberi nama toga, sial, togaku hilang saat semuanya sudah siap dan akan berangkat kumpul jam setengah 8 tapi jam setengah 8 kurang 10 togaku belum ketemu,ini pengalaman yang sangat tidak mengenakkan aku bergegas meminjam tetangga asrama, dan akhirnya aku meminjam punya beliau yang sebenarnya bukan hal yang mudah untuk menemukan toga dalam lemarinya..hehe..pada saat akhir seperti itu aku masiih aja teledor, ehm..begini ceritanya karena aku selesai dandan sendiri, aku sempatkan menyetrika toga, aku lipet, aku taruh di suatu tempat yang sampai sekarang aku lupa dimana tempatnya,,hehe..okey..semoga ini akhir dari keteledoranku :D

Yang menyebalkan, aku tidak bisa menahan air mata saat selesai wisuda jujur, sedih sekali berpisah dengan- sahabat2, dosen- dosen dan semuanya..;(..sebenarnya air mata sudah menetes saat Dimulainya acara wisuda, tapi..keinginan kuat untuk mempertahankan riasan supaya tidak hilang adalah solusinya hahaha.

Show must go on, terimakasih teman –teman tercinta, terimakasih bapak dan ibu dosen tersayang, terimakasih bimbingan,dukungan dan semuanya. J



Kamis, 11 Agustus 2011

sebuah jawaban

Roda itu terus berputar
tugas kita semua adalah belajar
untuk bisa menjadi lebih baik

sebuah tujuan akan tercapai dengan usaha yang kuat

(sebagai pengingat diri)

Sabtu, 06 Agustus 2011

Ujian yang tertunda




Ps : sebelum membaca pastikan anda tidak membuang- buang waktu untuk membaca tulisan ini :s

Beberapa hari ini adalah hari paling nganggur sedunia, juga hari paling meragukan untuk melakukan sesuatu, jadi pilihan yang paling aman adalah duduk manis di asrama *terdengar lazy song nya bruno mars*. Kenapa begitu? karena beberapa minggu ini adalah minggu- minggu dimana ujian- ujian sebagai persyaratan wisuda dilaaksanakan, sialnya jadwal ujianku mencar mencar dalam 2 bulan ini. Tetapi jadwalnya pun tidak pasti, jadi serba salah kalau pulang pergi lamongan- jombang saat tiba- tiba ada pemberitahuan ujian. Karena kerumahku, setelah dari pemberhentian bus hanya ada tukang ojek yang siap mengantar kesana kemari. Dari pemberhentian bus ke rumah ku jaraknya sekitar 25 Km , jadi akumulasi waktu tempuhnya bisa jadi sekitar 3 jam. Lah bagaimana kalau mendadak pemberitahuan 1 jam sebelum ujian? Se telat telatnya pun udah telat (loh?) telat 2 jam dong...ckckkc...

Aku putuskan untuk tetap stay di asrama sampai selesai ujian, pemberitahuan pertama ujian ditunda, pemberitahuan ke dua ujian ditunda lagi,pemberitahuan ketiga ditunda lagi, ke empat ditunda lagi, ditunda lagi sampai yang ke lima..total saya 5 hari di asrama dan nganggur, akhirnya saya putuskan untuk ke pare( kediri) mengisi waktu dengan ikut program bahasa inggris disana, mulai ikut saat hari selasa karena aku baru datang dan reservasi hari senin sore, jadi tlat 1 hari deh, hari selasa pagi jam 07.00 mulai ikut program sampai selesai 1 setengah jam sesudahnya aku Cuma ngambil satu program aja selama 2 minggu untuk mengantisipasi adanya ujian mendadak, jadi bisa langsung tancap gas ke jombang dari pare yang jarak tempuhnya cuma 1 jam.

jah..hpku mati, yasudah nanti saja di charge setelah sampai kost and, damn,,aku lupa membawa hal paling penting setelah dompet dan HP saat menginap.saat itu sekitar jam 9 dan aku masih dengan lahapnya menyantap makanan di depanku, tanpa terpikir apapun. Selesainya dari kantin aku kembali ke kost dan langsung menyambar tumpukan biru laporan APN (tugas laporan persalinan ) yang belum selesai dan selesai itu aku menonton TV dan akhirnya mengantar adek kost membeli makanan, dan aku lihat jam sudah menunjukkan pukul 12.05 dan itu dalam keadaan hp ku masih mati karena belum menemukan charger pinjaman, voila, akhirnya aku dapat dan itu pukul 12. 15. Kunyalakan hp dan berturut2 ada beberapa sms yang masuk yang isinya hampir sama yaitu tentang pemberitahuan ujian yang akan dimulai pukul 11.00, apakah ini mimpi? Ini sudah jam 12.30 berat aku telat 1 jam setengah saat itu, dan aku melanjutkan menonton tv tetapi mataku kosong, pikiranku di ujian tapi aku masih mengambang, pikiranku tidak bisa memutuskan untuk tetap tinggal atau segera mencari bus pada saat itu, sampai akhirnya temanku menelepon dan terjadilah dialog seperti ini

Teman 1 : Iz.. kamu dimana? Nggak ikut ujian?

Aku : *santai* di pare mbak, kan udah telat, aku ikut besok aja mbak aku tak bilang ke bu M**** biar bisa ikut ujian gelombang berikutnya sama Dr. *** .

Teman 1 : owalah,,yaudah..baik2 ya disana..

Telepon ditutup.

Berikutnya ada lagi

Teman 2 : Iz..kamu dimana? *dengan nada tinggi seperti bicara dengan tetangga yang jarak rumahnya terpisah oleh persawahan

Aku : Pare *datar

Teman 2 :ujian sekaraaaraaaang, Ya Allah..aku tadi ke asramamu...gak ada kamuuuuuuu......gimana sih..ada ujian kok keluyuraaaaaaan...terus gimana dong iniiiiiii......gimana nanti ujiannya? Ayo cepet kesini....Cuma 1 jam kan..cepet nanti kamu ikut yang terakhir..

Aku : lihat jam *jam 12.44. gak ndar (panggilan kesayangan) aku ikut besok aja,,uda gak nyampek jam segini balik..

Teman 2 :*pasrah, owalah,,,yaudah..

Aku : makasih ndar..sukses yaa

Teman 2 : you too

Telepon ditutup

Teman 1 nelpon lagi

Aku : ya mbak...?

Teman 1 :iz berangkat o sekarang ndang..(cepat berangkat sekarang) aku tadi dapet kabar kalo Ariza (dari pasuruan) masih di perjalanan mungkin 15 menit lagi nyampe lagian ujiannya baru dimulai

Aku : hah? Baru dimulai?yaudah aku berangkat

Kututup telpon dan bergegas memakai kerudung dan menyambar tas ku, *seandainya hp ku nggak mati..

Aku menuju jalan tempat memberhentikan bus patas dan menunggunya, 5 menit aku tidak sabar aku pindah tempat ke pemberhentian yang lain dan tidak lama kemudian datanglah bus yang ditunggu- tunggu..setelah duduk tenang dalam bus tapi jari dalam keadaan tetap aktif diatas keypad HP meminta kabar terkini dari moderator ujian..dan juga kabar dari teman yang terjebak ban kempes di perjalannanya..

Saat kondektur meminta uang, baru aku tahu kalau bis itu menuju ke arah MALANG..do you know..aku malah berbalik arah lebih jauh dari jombang, malang itu ke selatan sedangkan harusnya ke arah utara..HAAAAAH....

Gimana ini?

Akhirnya aku diturunkan di tempat dimana bisa dapat bis ke jombang

Aku menunggu

5 menit

Belum muncul bisnya

10 menit

Belum juga

15 menit

Belum juga

Dan

1 jam

Belum muncul

Sempat terpikir aku ngojek aja..tapi nanti bayarnya berapaaaa....nggak kebayang berapan ngojek lintas kota..

Kabar terbaru aku dapatkan, kelompok terakhir sudah masuk, beberapa lama kemudian bis menjengkelkan itu pun muncul dengan sombongnya..

Dan you know? Masih aja nge tem..nongkrong dulu itu bis...jangan tanya gimana ekspresiku, aku biasa aja.. diem dan tenang, tapi hatikuuuuuuu.......bergolak bagai pertempuran bandung lautan api..

Turun di terminal jombang dan jalan tercepat adalah memberhentikan bus yang mau ke sby, dan harus siap- siap mendengar makian kondektur karena perjalanan 500 meter kok pake bus patas..dan aku pun sudah siap dengan cengiran polos ku..:D

Sesampai kampus, ternyata udah sepi..

*speechless

Hp bergetar terbaca sebuah SMs, mbak ujiannya udah selesai, muga bisa ikut ujian berikutnya..

Yaudah, aku berbalik ke asrama,,

Hari berikutnya

Aku menemui koordinator ujian berharap mendapat ijin untuk ikut ujian dengan kelompok lain dan dengan penguji lain dallam suasana hening terjadilah percakapank mengikuti uj

Aku : bu, maaf,,saya kemarin tidak mengikuti ujian

Bu *** : *sinis, lah kenapa? Kemana kamu

Aku : saya di pare bu, baru 1 hari ikut Les

Bu***: Cuma 1 jam lho dari pare ke sini, kenapa kamu telat? Pengujinya sulit dihubungi, ada kesempatan ini kok disiasiakan, penting mana ujian sama les? *nada tinggi

Aku : bla..bla..bla...bla..

Terdengar oleh bu kaprodi dan saya pun dipanggil ke ruangannya

FYI : bu kaprodi ini kalau menasehati merasuk sekali kedalam relung hati ini saodara saodari..

Uuuhf..rasanya..membuat kita terbangun dari keterbelakangan mental dan membuat kita tersadar dari tidur panjang..walaupun ini yang ke tiga kalinya aku masuk ruangan beliau karena kesalahan.

Keluar dari ruangan beliau dapat dipastikan kalau muka menjadi tanpa ekspresi , pandangan menerawang tanpa arah dan mulut terkatup rapat karena diri ini baru saja mendapatkan siraman rohani yang bisa membuat kita mengintrospeksi diri dan menyadari bahwa apa yang telah kita lakukan adalah suatu perbuatan yang SEMBRONO

Menurut kamus bahasa indonesia..

Apakah aku orang yang sembrono? Sesembronokah aku sampai beliau segitu marahnya denganku?

Aku pun menunggu konsekuensi yang harus aku terima di ruang tunggu (*tetep menerawang)

Tak lama kemudian ibu koordinator muncul dan aku berusaha menampakkan wajah sumringah kalau konsekuensi itu bukanlah beban bagi aku, aku akan menerimanya dengan lapang dada, dan konsekuensi yang harus aku terima adalah aku harus melobi penguji itu sendiri dan aku tidak diperkenankan melobi via sms ato telepon.

Aku pun bertekad akan menyelesaikannya hari itu juga, kembali ke asrama, belajar sebentar dengan teman tentang materi ujian kemarin yang separuh waktunya saya (tetep) gunakan untuk mendengarkan cerita bagaimana mereke dengan debaran jantungnya yang kian cepat menunggu teman2 nya yang terlambat dan tidak hadir :I ,

Setelah sholat dhuhur aku bergegas menunaikan tugas mulia, tiba2 HP berdering kulihat layar, *kampus *

Memberitahukan bahwa aku tidak usah melobi sendiri karena kelompokku kena remidi semua dan aku ujian ikut yang remidi pada hari yang ditentukan nanti

Aish..asem..gimana nih les ku..jadi nggak tenang ikut les..kalo tetep kaya gini,, jujur aku nggak bahagia diatas penderitaan temanku yang ikut remidi, aku jadi tambah pusing karena les di pare jadi hal yang sia- sia,,aaaaaargh....

Dan kemarin remidi pun nggak jadi lagi

Sampai pemberitahuan terakhir, nanti jam 09.30 akan dimulai ujian remidi..

Oke,,tunggu saja nanti..semoga bener2 terjadi Amiin..dan hasilnya pun memuaskan..:)

Bismillah..