Pages

Selasa, 17 Juli 2012

Pengamat


aku adalah seorang pengamat, aku tidak mau menjafi tali yang memanjangkan omongan,gosip sana sini, isu yang panjangnya cuma setengah meter bisa jadi berkilo kilometer.

Sekali lagi aku bilang, aku hanya mengamati mereka. jangam coba menarikku kepada salah satu dari mereka. siapa bilang kalia. menganggap kami partner kalo dalam setiap pemecahan masalah masih ada sekat antara kita.
satu lagi, transparansi yang kurang, ambil saja uangnya, saya hanya mau dengan uang yang jelas asalnya kenapa tidak ada akad yang jelas? kenapa  tidak ada keterbukaan? aku merasa ada yang disembunyikan, ketika ada masalah kalian tidak menceritakan detailnya, kami tidak akan merendahka. kalian atas kesalahan yang kalian perbuat, tapi itu sangat berguna sebagai pembelajaran bagi kami agar tidak terulang lagi, agar kami lebih berhati-hati dalam bertindak, dengan segala kerendahan hati saya mohon maaf apabila saya.selama.ini hanya diam mengamati.


Rabu, 27 Juni 2012

Something



Seringkali terpikir untuk berteriak disini setap ari dengan teriakan yang indah, tapi kendala anyaknya aktifitas dan sebagainya (alasan lainnya) menjadikanku enggan untuk hanya sekedar melihat..humm namanya kendla sydah pasti banyak intinya dalah 1, kurangnya kemauan pada diri saya sendiri..kalau kemauan diri ada, segala hal yan kita inginkan akan kita dapat :)

untuk hari ini saya ingin berbagi tentang kebahagiaan, kebahagiaan memiliki keluarga yang sanagt mengajarkan nilai- nilai keluhuran, teman- teman yang sangat toleran , teman setia dan lain-lain..begitu banyak keahagiaan yang saya impikan selama ini saya dapatkan, belum semuanya..tapi saya yakin,saya akan memperolehnya..(manusia memang selalu kurang).
tapi InsyaAllah saya selalu bersyukur
banyak hal yang memang belum saya ketahui tentang hidup, tapi saya yakin seiring berjalannya waktu, semakin banyak hal yang memuat kita dewasa, membuat kita berfikir kritis dan logis
tentang makna kehidupan.

Standar hidup enak ala manusia memang bermacam-macam, dan hidup tak akan nyaman bila megikuti standar manusia yang bermacam macam itu






Selasa, 21 Februari 2012

Baru Posting

Assalamualaikum..selamat siang dunia persilatan, perkenalkan kami dari perguruan kapak bengkong hadir membasmi rerumputan diangkasa, (hah?)yaudah, mari kita tinggalkan dunia rumput merumput (kambing ato sapi?makin ga jelas), sekian abad ga pernah liat blog, sekarang saya sempatkan mampir, memperbaiki kusen2 yang rayapan, tirai2 yang berdebu dan kecoa2 yang berkeliaran (hadoooh) dulu pernah sesekali nyetting link temen2 tapi ilang..kehapus..mulai dari awal lagi ngumpulin link2 temen2 yang ilang..maap yak,,kedengarannya kaya judul sinetron yah..oke,,saya berusaha.

umm..sebenernya sayang kalo cerita sehari2 kita terlewatkan begitu aja tanpa ditulis, karena disetiap kejadian ada minimal pelajaran yang bisa dipetik. kalau digambarkan, siklus kehidupan blog saya itu seperti pelana kuda ..itulho..siklusnya demam berdarah, hehe..pertama2 aktif banget, lalu turun drastis, kemudian naik lagi..jadinya bukan kaya pelana kuda kali ya,,tapi kaya palung di lautan :D yang mana saat grafik menunjukkan kecuramannya itu artinya dalah masa- masa kegalauan melanda hidup "alah". :P

Ganti topik yah, aku uda lulus kuliah beberapa waktu yang lalu, mencoba masuk di dunia akademik, tapi karena sesuatu aku nggak keterima, kemudian masuk di sebuah RS di yayasan yang sama..dan sekarang tepat 99 hari aku disana, besok 100 hari..udah kaya presiden aja ada 100 hari kepemimpinan :), sebenernya aku nggak suka work in shift karena bakal mengacak-acak irama tidur (ini tiduuur aja yang dipikirin)hehe
yah iya doong, tidur itu penting untuk mengembalikan energi tubuh, untuk memperbaiki sel2 tubuh yang rusak, apalagi buat anak- anak pertumbuhan anak baling cepat ada pada tidur,,tentunya yang cukup..Btw, ane bukan anak2 lagi..hehe

well,,akhir kata cukup sekian postingan kali ini..see ya :)


Rabu, 09 November 2011

elpiji oh elpiji


Elpiji membuat saya risau dan galau. sekali ada bunyi cesss...saya selalu panik bukan main..jantung rasanya dipompa 2 kali lebih cepat. televisi juga menyiarkan kabar2 tak sedap mengenai bau elpiji..*loh* :) banyak kejadian- kejadian yang menyayat hati yang berhubungan dengan hal ini terutama masalah ledakan tabung elpiji sampai- sampai dalam sebuah surat kabar memuat kartun yang menggambarkan teroris mengebom bukan dengan bahan peledak, tapi dengan elpiji..ah..ada2 saja.
Elpiji yang diindonesiakan dari LPG (liquified petroleum gas) adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam.Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana (C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain dalam jumlah kecil, misalnya etana (C2H6) dan pentana (C5H12).(www.wikipedia.org)

Kecelakaan karena elpiji yang disiarkan oleh televisi adalah karena kebocoran gasgas LPG bocor yang terakumulasi, pemasangan regulator tidak tepat, penggunaan tabung yang tidak sesuai dengan prosedur hingga lokasi penempatan tabung dan kompor yang tidak sesuai standar keamanan (tidak ada ventilasi, merokok dalam ruangan tersebut hingga menggunakan kompor minyak tanah dan LPG secara bersamaan).(www.esdm.go.id)
karena itu hindari hal- hal tersebut diatas..berikut ini saya juga mengutip tips dari situs kementrian ESDM tentang bagaimana menggunakan elpiji dengan baik dan benar *biar gak deg2an

1
Gunakan peralatan ELPIJI (tabung, kompor, regulator dan selang) sesuai standard (SNI)
2Kompor dan tabung ELPIJI ditempatkan di tempat yang datar dan di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik
3Idealnya ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke tempat aman mengingat berat jenis ELPIJI lebih berat dari udara maka apabila terjadi kebocoran ELPIJI akan berada di bagian bawah lantai dan pintu dapur harus terbuka
4Selang harus terpasang erat dengan klem pada regulator maupun kompor
5Tabung ELPIJI diletakkan menjauh dari kompornya atau sumber api lainnya dan harus diupayakan tidak terpapar panas
6Pasang regulator pada katup tabung ELPIJI (posisi knob regulator mengarah ke bawah). Pastikan regulator tidak dapat terlepas dari katup tabung ELPIJI
7Pastikan selang tidak tertindih atau tertekuk
8Periksa kemungkinan kebocoran gas dari tabung, kompor, selang maupun regulatornya dengan cara membasuh dengan air sabun pada bagian-bagian rawan kebocoran (sambungan regulator dengan valve tabung, sambungan selang ke regulator dan kompor). Apabila terjadi kebocoran akan terjadi gelembung-gelembung udara pada air sabun dan tercium bau khas ELPIJI
9Rangkaian Kompor ELPIJI siap dan aman untuk digunakan

nah..kalau udah gini kan nggak deg- degan lagi..oh iya..jangan lupa bismillah dulu,,sebelum memasang :).